Sejak ditetapkannya
Wabah Virus Corona sebagai pandemi membawa dampak begitu besar di
kehidupan sehari-hari manusia. Kebijakan bekerja di rumah, belajar di
rumah, dan beribadah dari rumah adalah upaya memutus rantai
penyebaran virus corona yang membuat kita harus berhadapan dengan
realitas baru, dunia digital.
Internet yang selama ini
dipandang sebagai dunia dalam bentuk yang lain, yaitu dunia maya
dengan segala aspek kehidupan nyata ada di dalamnya, seperti bisnis,
politik, ekonomi, budaya, dan sebagainya kini menjadi ruang peradaban
baru di kehidupan manusia. Virus Corona ini seakan menjadi penentu
revolusi budaya di masyarakat. Teknologi begitu cepat dan begitu
besar mempengaruhi peradaban umat manusia. Dalam kondisi ini,
perkembangan teknologi informasi telah mengubah bentuk masyarakat
manusia dari masyarakat dunia lokal menjadi masyarakat dunia global
yang transparan terhadap perkembangan informasi.
Kebijakan pemerintah
untuk melakukan segala jenis aktivitas #DiRumahSaja telah berimbas di
beberapa lini kehidupan manusia, mulai dari anak-anak sampai orang
dewasa, dari buruh sampai kalangan pegawai pemerintahan.
Sekolah-sekolah, universitas, kantor dan beberapa instansi harus
ditutup sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan. Sistem
pembelajaran di sekolah-sekolah dan universitas yang sebelumnya
dilakukan dalam bentuk pertemuan antar muka kini telah berganti
menjadi sistem virtual (pembelajaran daring) yang mengandalkan
internet. Bahkan rapat, sidang, dan sejumlah layanan publik dari
pemerintah kini dibuat secara online.
To Be Continue ...

0 komentar:
Posting Komentar